|
Menu Close Menu

Setahun Lukman–Fauzan, H. Rusliyadi: Fondasi Perubahan Mulai Terbangun

Selasa, 24 Februari 2026 | 04.14 WIB

Foto: Tengah (H.Rusliyadi), saat bersama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangkalan usai dilantik pada 20 Februari 2025.

BANGKALAN, lensajatim.id - Genap satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Lukman Hakim-Fauzan Jakfar, menjadi momentum refleksi atas capaian dan tantangan pembangunan daerah. Sejumlah program di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pertanian mulai dijalankan sebagai bagian dari implementasi visi daerah.


Ketua koordinator lapangan (korlap) pemenangan Lukman-Fauzan, H. Rusliyadi, menyampaikan apresiasi atas kinerja tahun pertama pemerintahan tersebut. Ia menilai, arah pembangunan sudah berada di jalur yang sesuai dengan komitmen politik saat kampanye.


“Kami mengucapkan selamat atas satu tahun kepemimpinan. Ini bukan perjalanan singkat, dan kami melihat fondasi perubahan mulai dibangun secara bertahap,” ujarnya. Selasa (24/2/2026). 


Menurutnya, visi 'Terwujudnya Masyarakat Religius, Berdaya Saing, Adil, dan Sejahtera' telah diterjemahkan dalam program konkret. "Visi itu bukan sekadar slogan. Hari ini kita bisa melihat langkah-langkah nyata yang sudah dijalankan pemerintah daerah,” tegasnya.


Di sektor pendidikan, 113 prasarana SD direvitalisasi, tujuh PAUD menerima bantuan alat peraga edukasi (APE), serta tujuh lembaga mendapat dukungan prasarana. 


Pada jenjang SMP, 261 sekolah memperoleh bantuan sarana digitalisasi dan empat lembaga mendapat peningkatan prasarana.


“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Revitalisasi sekolah dan digitalisasi SMP menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM Bangkalan,” kata Rusliyadi.


Di bidang kesehatan, tiga puskesmas direvitalisasi pada 2025, yakni Tanah Merah, Tanjungbumi, dan Burneh. Selain itu, RSUD Syamrabu diperkuat dengan pembangunan dua gedung lima lantai untuk layanan perawatan dan parkir.


“Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Ketika puskesmas dan rumah sakit diperkuat, itu artinya pemerintah hadir untuk memastikan layanan lebih layak dan merata,” ujarnya.


Sementara di sektor infrastruktur, 51 ruas jalan kabupaten diperbaiki dengan total panjang 53 kilometer yang tersebar di 18 kecamatan. 


Pemerintah juga mengintervensi sektor pertanian melalui bantuan alsintan dan program pengeboran sumur.


“Perbaikan jalan hingga ke pelosok desa adalah bentuk pemerataan pembangunan. Begitu juga dukungan alsintan dan sumur bor, itu langkah konkret agar petani tidak lagi terlalu bergantung pada cuaca,” jelasnya.


Ia menegaskan, tahun pertama adalah fase peletakan fondasi kebijakan. 


“Tidak semua hasil bisa dirasakan dalam waktu singkat. Tahun pertama adalah tahap konsolidasi dan penyelarasan visi dengan perencanaan serta anggaran,” katanya.


Rusliyadi juga menekankan pentingnya transparansi dan pengawalan program. 


“Sebagai bagian dari tim pemenangan, kami tidak hanya mendukung. Kami juga siap mengawal agar janji kampanye benar-benar terealisasi,” tegasnya.


Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. 


“Kami membuka ruang kritik dan masukan. Pemerintahan yang sehat adalah yang mau mendengar,” ucapnya.


Menurutnya, tantangan ke depan masih besar, mulai dari peningkatan kualitas layanan publik, penguatan ekonomi lokal, hingga penciptaan lapangan kerja. 


“Perjalanan masih panjang, tapi arah sudah jelas. Dengan konsistensi dan dukungan masyarakat, Bangkalan bisa lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.


Satu tahun kepemimpinan Lukman-Fauzan, dinilai menjadi pijakan awal untuk memperkuat komitmen pembangunan serta menjawab berbagai tantangan daerah secara berkelanjutan. (Syaiful)

Bagikan:

Komentar