![]() |
| Kegiatan Halal Bihalal PC GP Ansor Kabupaten Sumenep. (Dok/Istimewa). |
Ketua PC GP Ansor Sumenep, KH Qumri Rahman, menegaskan bahwa dukungan keluarga, khususnya istri, menjadi faktor krusial dalam setiap langkah pengabdian kader. Menurutnya, restu dan doa keluarga merupakan kekuatan moral yang mampu menjaga semangat kader dalam menjalankan aktivitas organisasi.
“Tanpa dukungan tersebut, pengabdian tidak akan berjalan secara maksimal,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab organisasi dan kehidupan keluarga. Dengan hubungan yang harmonis, kader diharapkan mampu menjalankan peran secara optimal di kedua ranah tersebut.
“Anak dan istri kita yang sehat merupakan barokah dari Nahdlatul Ulama. Ke depan, kita harus terus aktif dalam gerakan dan tetap membutuhkan restu keluarga,” imbuhnya.
Sementara itu, Penasehat GP Ansor Sumenep, H. Dul Siam, menyampaikan bahwa barokah merupakan hal yang tidak selalu dapat diprediksi, namun harus diyakini keberadaannya. Ia berbagi pengalaman pribadi sejak lulus dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, di mana dirinya tidak pernah bercita-cita menjadi anggota DPRD Sumenep.
“Saya berproses di Ansor dan NU hanya berharap barokah. Alhamdulillah, berkat barokah NU, saya bisa menjadi bagian dari DPRD Sumenep,” tuturnya.
Dalam tausiyahnya, KH Abdul Wasid mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran kader dengan niat ber-Ansor merupakan bagian dari khidmah yang insyaallah membawa keberkahan.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemuda untuk terus disibukkan dengan kegiatan positif.
“Jika pemuda tidak sibuk dengan hal-hal positif, maka ia akan sibuk dengan hal-hal negatif,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa laki-laki membutuhkan ruang untuk aktualisasi diri dan memperluas silaturahim. Dalam hal ini, GP Ansor bersama Nahdlatul Ulama dinilai sebagai wadah strategis bagi pemuda untuk berkembang.
“Ansor memiliki tugas besar untuk mencetak kader-kader NU sebanyak-banyaknya,” pungkasnya.
Kegiatan bertajuk “Pulang ke Hati: Menemukan Kembali Kehangatan Sahabat” ini dihadiri seluruh jajaran pengurus PC GP Ansor Sumenep bersama anak dan istri. Hadir pula jajaran penasehat, yakni H. Dul Siam, Rasidi, dan Kiai Tirmidzi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PCNU Sumenep, serta KH Abdul Wasid yang merupakan Kepala Kemenag Sumenep. Selain itu, Ketua PC Pergunu dan sejumlah tamu undangan lainnya turut memeriahkan acara tersebut. (Yud)


Komentar