![]() |
| Ketua PC IPNU Kabupaten Sumenep, Ainul Yakin saat memberikan sambutan dalam acara Madura Batik Fest di Pendopo Kabupaten, Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Ainul Yakin menyampaikan bahwa melestarikan budaya batik bukan hanya menjadi tugas pemerintah maupun tokoh budaya semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan pelajar.
Menurutnya, batik Madura memiliki nilai sejarah, filosofi, dan identitas budaya yang harus terus dijaga agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Ia juga mengajak para pelajar untuk bangga menggunakan serta mempelajari proses membatik sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya lokal.
“Batik bukan hanya kain, tetapi identitas dan warisan leluhur yang harus terus kita rawat bersama. Tugas menjaga budaya bukan hanya tugas pemerintah dan budayawan, tetapi tugas kita semua,” ungkapnya, lewat keterangan tertulisnya kepada media, Sabtu (23/05/2026).
Kegiatan Madura Batik Fest berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara seperti workshop membatik, edukasi budaya, hingga pengenalan motif khas batik Madura kepada para peserta. Antusiasme para pelajar terlihat tinggi selama mengikuti kegiatan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran budaya di kalangan generasi muda tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi pelajar yang tidak hanya memahami pentingnya budaya lokal, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam menjaga dan mempromosikan batik Madura di masa depan. (MQ)


Komentar