|
Menu Close Menu

Abuya Busyro Karim Dorong IPNU-IPPNU Sumenep Perkuat Inovasi dan Perluas Kaderisasi Pelajar NU

Sabtu, 20 Juni 2026 | 10.48 WIB

PC IPNU-IPPNU saat silaturahmi dengan KH. Abuya Busyro Karim di Ponpes Al-Karimiyah Braji, Gapura Sumenep. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep– Pengurus Cabang (PC) IPNU dan IPPNU Sumenep melaksanakan silaturahim dengan Dr. KH. Abuya Busyro Karim, Wakil Rois PCNU Sumenep yang juga mantan Bupati Sumenep dua periode, pada Jumat (19/6/2026) di Pondok Pesantren Al Karimiyah Braji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep.


Silaturahim tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang mempererat hubungan antara generasi muda Nahdlatul Ulama dengan para ulama, pertemuan tersebut juga menjadi momentum strategis untuk membahas penguatan gerakan pelajar NU di Kabupaten Sumenep.


Dalam kesempatan itu, Abuya Busyro Karim yang pernah menjabat sebagai Bupati Sumenep periode 2010–2020 menyampaikan sejumlah pesan penting kepada jajaran PC IPNU dan IPPNU Sumenep. Menurutnya, tantangan organisasi pelajar saat ini semakin kompleks sehingga IPNU dan IPPNU dituntut untuk terus berinovasi dan mampu menjawab kebutuhan nyata para pelajar.


“IPNU dan IPPNU tidak boleh hanya menjalankan rutinitas organisasi. Harus ada inovasi-inovasi baru yang benar-benar dibutuhkan pelajar, baik dalam bidang pendidikan, pengembangan potensi, literasi digital, kepemimpinan, maupun pembentukan karakter,” pesan Abuya Busyro Karim. 


Ia menegaskan, IPNU dan IPPNU perlu terus memperluas jangkauan kaderisasi dengan hadir di berbagai lembaga pendidikan, baik sekolah negeri maupun pondok pesantren. Menurutnya, keberadaan IPNU dan IPPNU sangat penting sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berakhlak, berilmu, serta memiliki komitmen kebangsaan dan ke-NU-an yang kuat.


“IPNU dan IPPNU harus bisa masuk ke sekolah-sekolah negeri dan pondok pesantren. Di sanalah pelajar berada dan di sanalah kaderisasi harus diperkuat. Organisasi ini harus menjadi rumah besar bagi para pelajar Nahdliyin dan seluruh pelajar yang ingin berkembang,” tegasnya.


Ia juga menyatakan kesiapan untuk mendukung dan mendorong berbagai upaya yang dilakukan PC IPNU dan IPPNU Sumenep dalam memperluas jaringan kaderisasi, khususnya di lingkungan sekolah negeri dan pondok pesantren. Dukungan tersebut dinilai menjadi motivasi besar bagi para pengurus dalam menjalankan berbagai program organisasi ke depan.


Pada kesempatan yang sama, PC IPNU Sumenep secara resmi menetapkan Abuya Busyro Karim sebagai Penasehat PC IPNU Sumenep. Kehadiran beliau diharapkan dapat memperkuat arah gerak organisasi, memberikan bimbingan kepada kader, sekaligus menjadi jembatan antara generasi pelajar NU dengan para tokoh dan ulama Nahdlatul Ulama.


Ketua PC IPNU Sumenep menyampaikan bahwa pengalaman panjang Abuya sebagai ulama, tokoh NU, mantan Bupati Sumenep, sekaligus kader IPNU di masa mudanya merupakan modal berharga bagi keberlangsungan kaderisasi organisasi.


Menurutnya, sosok Abuya Busyro Karim memiliki kapasitas dan pengalaman yang dapat menjadi inspirasi bagi kader-kader muda dalam mengembangkan organisasi serta menyiapkan kepemimpinan masa depan yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.


Silaturahim ini menjadi penegasan komitmen bersama untuk membangun IPNU dan IPPNU yang semakin adaptif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan zaman. Di saat yang sama, pertemuan tersebut juga memperkuat tekad organisasi untuk memperluas basis kaderisasi di sekolah negeri maupun pondok pesantren sebagai bagian dari ikhtiar mencetak generasi pelajar NU yang unggul, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan. (MQ)

Bagikan:

Komentar