|
Menu Close Menu

BBM Langka, Warga Rela Antre Berjam-jam di SPBU Ganding

Kamis, 25 Juni 2026 | 11.06 WIB

Tampak antrin di SPBU Kecamatan Ganding, Sumenep.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Sumenep– Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep. Kondisi tersebut memicu antrean panjang kendaraan di SPBU Ganding sejak pagi hingga malam hari dan dikeluhkan masyarakat karena mengganggu aktivitas sehari-hari.


Berdasarkan pantauan di lokasi, stok Pertamax dilaporkan kosong. Sementara ketersediaan Pertalite dan Solar terbatas sehingga menjadi incaran warga yang harus mengantre selama berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar.


Antrean kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga truk tampak mengular hingga keluar area SPBU. Tidak sedikit pengendara yang memilih datang sejak dini hari demi memperoleh giliran pengisian BBM.


Situasi tersebut menimbulkan kesulitan bagi masyarakat, terutama mereka yang aktivitas dan pekerjaannya sangat bergantung pada kendaraan bermotor.


Salah seorang warga Kecamatan Ganding, Sadik, mengaku harus meluangkan waktu cukup lama hanya untuk mendapatkan BBM.


“Sudah beberapa hari ini susah cari BBM. Pertamax kosong, Pertalite dan Solar juga terbatas. Kami terpaksa antre panjang karena tidak ada pilihan lain,” ujar Sadik, Rabu (24/06/2026).


Menurutnya, kelangkaan BBM tidak hanya menyita waktu masyarakat, tetapi juga berdampak pada berbagai aktivitas ekonomi warga.


“Kalau seperti ini terus, masyarakat yang dirugikan. Banyak pekerjaan tertunda karena harus antre berjam-jam di SPBU,” katanya.


Warga berharap pihak terkait segera mengambil langkah untuk memastikan distribusi BBM kembali normal sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan aktivitas ekonomi tidak terganggu.


Sebelumnya, kelangkaan BBM juga sempat terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep dan menyebabkan antrean panjang kendaraan di beberapa SPBU. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang masih bergantung pada BBM bersubsidi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU Ganding maupun Pemerintah Kabupaten Sumenep terkait penyebab kosongnya Pertamax serta terbatasnya pasokan Pertalite dan Solar di wilayah tersebut. (Yud) 

Bagikan:

Komentar