![]() |
Lensajatim.id, Sumenep– Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polri melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi besar-besaran. Berdasarkan mutasi terbaru yang dikeluarkan Kapolri, tongkat kepemimpinan di tiga Polres di Pulau Madura resmi berganti.
Tiga pejabat baru yang mendapat amanah memimpin wilayah tersebut masing-masing adalah AKBP Ariek Indra Sentanu sebagai Kapolres Sumenep, AKBP Wahyu Hidayat sebagai Kapolres Pamekasan, dan AKBP Anang Hardiyanto sebagai Kapolres Sampang.
Ketiga perwira menengah Polri itu dijadwalkan menjalani upacara serah terima jabatan (sertijab) dalam waktu dekat sebelum resmi memulai tugas dan tanggung jawab di wilayah Pulau Madura.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari strategi pembinaan organisasi yang bertujuan menjaga dinamika dan meningkatkan kinerja institusi Polri, khususnya di wilayah hukum Jawa Timur, termasuk Madura.
Menurutnya, pergantian pejabat ini merupakan bagian dari mekanisme tour of duty dan tour of area sebagai bentuk penyegaran organisasi agar Polri tetap adaptif, tangguh, dan semakin profesional dalam menghadapi berbagai tantangan.
Menjelang HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolda Jawa Timur juga menyampaikan harapan agar ketiga Kapolres yang baru segera menyesuaikan diri dengan karakteristik wilayah tugas masing-masing.
"Harapannya adalah para Kapolres yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah masing-masing, membawa inovasi segar, serta semakin mempererat sinergi antara kepolisian dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah," ujarnya.
Kapolda berharap, dengan kepemimpinan yang baru, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Madura tetap terjaga kondusif, aman, serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat dapat semakin optimal dan profesional.
Pergantian pimpinan di tiga Polres tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Pulau Madura. (Red)


Komentar