|
Menu Close Menu

Universitas Terbuka Rumuskan Strategi Pengembangan Pantai Galung, Ojhung Diusulkan Jadi Daya Tarik Wisata

Senin, 15 Juni 2026 | 17.31 WIB

Penanggung jawab kegiatan FGD, Sucipto, S.Pd., M.Sc saat menyampaikan pemaparan di Kedai HK, Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep– Universitas Terbuka menuntaskan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar pada Senin, 15 Juni 2026, di Kedai HK, Kabupaten Sumenep. Kegiatan tersebut menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk pengembangan Wisata Pantai Galung sebagai destinasi ekowisata berbasis masyarakat.


Penanggung jawab kegiatan, Sucipto, S.Pd., M.Sc., mengatakan antusiasme masyarakat dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan Pantai Galung terus meningkat. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa pengembangan destinasi tersebut kini telah menjadi komitmen bersama.


"Kami melihat antusiasme masyarakat dan para pemangku kepentingan semakin kuat. Ini menunjukkan bahwa pengembangan Pantai Galung tidak lagi hanya menjadi program Universitas Terbuka, tetapi telah menjadi komitmen bersama. Masyarakat mulai berperan aktif sebagai perencana, pengelola, sekaligus penjaga keberlanjutan destinasi," ujar Sucipto.


Ia mengungkapkan, salah satu hasil penting dalam FGD adalah respons positif dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumenep. Instansi tersebut mengusulkan Pantai Galung menjadi salah satu pusat penyelenggaraan kesenian Ojhung.


Menurut Sucipto, usulan tersebut akan menjadi nilai tambah bagi Pantai Galung karena mampu memperkuat identitas destinasi wisata yang memadukan keindahan alam dengan kekayaan budaya lokal.


"Kami menyambut baik usulan tersebut. Kehadiran atraksi budaya Ojhung akan memperkaya pengalaman wisata sekaligus menjadi upaya pelestarian budaya Madura yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," tambahnya.


Di akhir kegiatan, Sucipto berharap kolaborasi antara Universitas Terbuka, pemerintah daerah, BUMDes, dan masyarakat terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci agar Pantai Galung berkembang menjadi destinasi wisata yang berdaya saing, berkelanjutan, serta mampu menjadi kebanggaan Kabupaten Sumenep. (Had/Adv) 

Bagikan:

Komentar