|
Menu Close Menu

Dua Kebakaran dalam Semalam, Api Melalap Rumah di Lawang dan Kandang Ayam di Wonosari

Rabu, 29 Juli 2026 | 12.32 WIB

Petugas saat memadamkan api.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Malang – Dua kebakaran besar melanda wilayah Kabupaten Malang hanya dalam selang waktu kurang dari dua jam pada Selasa malam hingga Rabu dini hari (28-29/7/2026). Sebuah rumah di Kecamatan Lawang dan kandang ayam di Kecamatan Wonosari hangus dilalap api. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa tersebut, namun total kerugian ditaksir mencapai Rp2,65 miliar.


Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 22.40 WIB di Perum Bedali Indah, Jalan Cengger Ayam C1 Nomor 14, RT 13 RW 11, Kecamatan Lawang. Rumah berukuran 6 x 10 meter milik Samporno terbakar saat dalam kondisi kosong dan terkunci.


Regu 2 Damkar Kabupaten Malang, Andrianto, mengatakan warga pertama kali mengetahui adanya percikan api dari bagian atap rumah. Dalam waktu singkat kobaran api membesar sehingga warga segera menghubungi call center Damkar Kota Malang yang kemudian diteruskan ke Mako Damkar Kabupaten Malang.


"Laporan kami terima pukul 22.45 WIB, tim langsung bergerak dan tiba di lokasi pukul 23.00 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.55 WIB. Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting listrik," ujar Andrianto.


Dalam proses pemadaman, satu unit mobil pemadam beserta tiga personel Damkar Kabupaten Malang diterjunkan ke lokasi. Penanganan juga dibantu personel Polsek Lawang, Koramil Lawang, Redkar, Puskesmas Lawang, ambulans, dan unsur terkait lainnya.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.


Beberapa saat sebelumnya, kebakaran juga melanda kandang ayam (boiler) berukuran 10 x 100 meter di RT 04 RW 04 Desa Bumirejo, Kecamatan Wonosari.


Menurut Andrianto, api mulai terlihat sekitar pukul 21.45 WIB saat penjaga kandang melihat kepulan asap dari bagian bawah bangunan. Hembusan angin yang cukup kencang membuat api cepat membesar sehingga pengelola tidak mampu memadamkan kobaran api dan meminta bantuan Damkar Kabupaten Malang.


"Dugaan awal sumber api berasal dari tungku oven pemanas berbahan bakar briket arang. Kami menerjunkan empat unit mobil pemadam dengan 11 personel dari Mako Malang dan Kepanjen," jelasnya.


Tim tiba di lokasi pukul 22.18 WIB dan berjibaku selama lebih dari empat jam hingga api berhasil dijinakkan pada pukul 02.30 WIB, Rabu (29/7).


Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kebakaran menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar. (Den) 

Bagikan:

Komentar