![]() |
| Kegiatan Sekolah Gerakan PMII Komisariat UPI Sumenep di Mess Perssu Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Mengusung tema "Sekolah Gerakan PMII UPI Sumenep: Membangun Kader Militan, Intelektual, dan Berdaya Gerak", kegiatan tersebut diikuti oleh kader-kader PMII UPI Sumenep sebagai ruang pembelajaran untuk mencetak kader yang mampu menjawab tantangan organisasi, kampus, dan dinamika sosial masyarakat.
Ketua I Bidang Kaderisasi PMII Komisariat UPI Sumenep, Ach. Zainuddin, menjelaskan bahwa Sekolah Gerakan diselenggarakan sebagai bagian dari proses kaderisasi lanjutan yang bertujuan membentuk kader dengan fondasi ideologi yang kokoh, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Melalui Sekolah Gerakan ini, kami ingin menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya memperkuat pemahaman ideologi PMII, tetapi juga membentuk kader yang memiliki militansi, kapasitas intelektual, dan kemampuan bergerak untuk menjawab berbagai tantangan di lingkungan kampus maupun masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMII Komisariat UPI Sumenep, Diky Alamsyah, menegaskan bahwa setiap peserta yang mengikuti Sekolah Gerakan harus mampu menjadi representasi wajah gerakan mahasiswa dan PMII di mana pun mereka berada.
"Forum ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi proses pembentukan kader. Saya berharap seluruh peserta mampu menjadi representatif gerakan mahasiswa dan PMII, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. Kader PMII harus tampil sebagai agen perubahan yang memiliki integritas, keberanian, kemampuan berpikir kritis, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat," tegasnya.
Pembukaan Sekolah Gerakan dilakukan secara langsung oleh Ketua PC PMII Sumenep, Khoirus Sholeh. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada PMII Komisariat UPI Sumenep yang dinilai konsisten membangun tradisi kaderisasi sebagai fondasi utama keberlangsungan organisasi.
"Saya mengapresiasi penyelenggaraan Sekolah Gerakan oleh PMII Komisariat UPI Sumenep. Kaderisasi adalah jantung organisasi. Harapan saya, melalui kegiatan ini akan lahir bibit-bibit kader baru yang mampu menjadi penggerak di lingkungan kampus, sekaligus hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ungkapnya.
Melalui Sekolah Gerakan ini, PMII Komisariat UPI Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tradisi kaderisasi sebagai instrumen dalam melahirkan kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki militansi, integritas, serta kepekaan sosial dalam mengawal perubahan menuju masyarakat yang lebih adil, demokratis, dan berkeadaban. (Yud)


Komentar