|
Menu Close Menu

Gubernur Khofifah, Menteri PPPA dan Sesdirjen Layanan Haji Lepas Jenazah Hj Fentin Istifa’iyah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20.58 WIB

Pelepasan jenazah Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Hj. Fentin Istifa’iyah, S.Ag., M.Si., oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya— Suasana duka menyelimuti rumah duka Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Hj. Fentin Istifa’iyah, S.Ag., M.Si., Minggu (30/8). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi serta Sesdirjen Layanan Haji Dr. Abdul Haris hadir bertakziah sekaligus melepas jenazah almarhumah menuju tempat peristirahatan terakhir.


Jenazah Hj. Fentin Istifa’iyah selanjutnya diberangkatkan menuju Taman Pemakaman Umum Islam Wonocolo, Surabaya.


Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Keduanya juga mendoakan agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.


Atas nama pribadi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta seluruh masyarakat Jawa Timur, Gubernur Khofifah menyampaikan duka cita sekaligus penghormatan atas kepergian almarhumah yang selama ini mengemban amanah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para jemaah haji.


“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Hj. Fentin Istifa’iyah. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan segala kekhilafan beliau diampuni,” ujar Khofifah.


Khofifah juga mengajak masyarakat Jawa Timur untuk bersama-sama mendoakan almarhumah dengan melantunkan Surah Al-Fatihah. Menurutnya, doa menjadi salah satu bentuk penghormatan sekaligus ungkapan kasih kepada mereka yang telah berpulang.


“Kami mohon kepada seluruh masyarakat Jawa Timur berkenan melantunkan Al-Fatihah untuk almarhumah Hj. Fentin Istifaiyah binti KH. Maykur Hasyim. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi beliau di sisi-Nya, mengampuni segala dosa dan kekhilafan semasa hidup, serta menerima seluruh amal kebaikan beliau,” tuturnya.


Kepada keluarga yang ditinggalkan, Khofifah turut menyampaikan doa agar diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan orang tercinta.


“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Kehilangan orang tercinta tentu tidak mudah, namun semoga keikhlasan dan doa dari keluarga serta seluruh masyarakat menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ungkapnya.


Hj. Fentin Istifa’iyah selama ini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Dalam posisi tersebut, almarhumah menjadi bagian penting dalam pelayanan dan fasilitasi penyelenggaraan ibadah haji, khususnya bagi jemaah asal Jawa Timur dan daerah lainnya yang mendapatkan layanan di Asrama Haji Surabaya.


Bagi Khofifah, tugas tersebut bukan sekadar pekerjaan administratif. Amanah itu merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat dalam salah satu rangkaian penting perjalanan ibadah umat Islam.


Karena itu, dedikasi dan pengabdian almarhumah selama menjalankan amanah tersebut diharapkan menjadi catatan kebaikan yang terus memberikan manfaat.


Sebagaimana diketahui, almarhumah Fentin Istifaiyah selain menjabat sebagai Kepala UPT Embarkasi Kelas I Asrama Haji Sukolilo Surabaya, juga merupakan pengurus Yayasan Haji Muslimat NU Jawa Timur.


Almarhumah juga merupakan keponakan langsung Gubernur Khofifah Indar Parawansa.


“Mudah-mudahan seluruh dedikasi dan pengabdian beliau menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir serta mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” katanya.


“Semoga almarhumah husnul khatimah dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Al-Fatihah,” pungkasnya. (Red) 

Bagikan:

Komentar