|
Menu Close Menu

Anggota DPD RI Ning Lia Kunjungi Korban Keracunan MBG di Sidoarjo

Rabu, 02 September 2026 | 15.37 WIB

Anggota DPD RI, Lia Istifhama saat berkunjung kepada korban keracunan MBG. 
Lensajatim.id, Malang— Jumlah korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, terus bertambah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo per Rabu (2/9/2026) pukul 19.00 WIB, jumlah korban telah mencapai 593 orang.


Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, langsung terbang dari Jakarta ke Sidoarjo untuk mengunjungi para korban yang menjalani perawatan di RS Delta Surya. Kedatangannya tidak hanya untuk melihat kondisi korban, tetapi juga memberikan penguatan mental atau mental healing.


Sosok yang akrab disapa Ning Lia itu secara khusus mendampingi puluhan santri Pondok Pesantren Manba'ul Hikam yang masih menjalani perawatan intensif. Pesantren tersebut menjadi penyumbang korban terbanyak, dengan jumlah lebih dari 400 santri.


Di ruang perawatan, Ning Lia berinteraksi hangat dengan para santri. Ia mengajak mereka berbincang dan memberikan motivasi agar kondisi psikologis para korban tetap stabil setelah mengalami musibah tersebut.


Menurutnya, mental healing penting dilakukan untuk membantu menghilangkan rasa trauma dan kecemasan yang mungkin muncul setelah para santri mengalami luka atau sakit secara mendadak akibat keracunan.


Di sisi lain, kondisi pasien yang dirawat di RS Delta Surya dilaporkan terus menunjukkan perkembangan positif.


Direktur RS Delta Surya Sidoarjo, dr. Warih Kusumaningtyas, M.Kes., FISQua, mengatakan mayoritas kondisi pasien kini terus membaik. Sebagian pasien bahkan telah diperbolehkan pulang.


"Alhamdulillah kondisi para pasien secara umum terus membaik. Sebagian besar gejalanya sudah tertangani dengan baik, dan beberapa pasien yang kondisinya sudah stabil serta memenuhi syarat medis hari ini sudah diizinkan untuk pulang ke rumah," ujar dr. Warih Kusumaningtyas, M.Kes., FISQua.


Ning Lia mengapresiasi kesiapsiagaan dan penanganan cepat seluruh tim medis RS Delta Surya. Rumah sakit tersebut merupakan satu dari sembilan rumah sakit di Sidoarjo yang menampung para korban sejak Selasa (1/9/2026).


"Saya mengapresiasi kesiapsiagaan tim medis RS Delta Surya yang memberikan pelayanan medis terbaik untuk korban yang datangnya silih berganti hingga siang hari tadi," ungkap Ning Lia, Rabu (2/9/2026).


Politikus muda tersebut juga menekankan pentingnya mengutamakan penanganan darurat ketika terjadi krisis. Menurutnya, persoalan mengenai pihak yang bertanggung jawab dapat dibahas setelah kondisi korban tertangani.


"Saat terjadi musibah, seharusnya tidak perlu mencari siapa yang salah terlebih dahulu, tetapi kita mencari siapa yang pertama kali harus diberikan pertolongan," tegasnya. (Had) 

Bagikan:

Komentar