|
Menu Close Menu

Usaha Lumpia dan Risol, Penny Buka Lapangan Kerja bagi 3 Karyawan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12.45 WIB

Penny saat berjualan lumpia dan risol.(Dok/Penny). 
Lensajatim.id, Bangkalan – Usaha lumpia dan risol Nonik Pecinan milik Penny Purwaningrum, 53, terus berkembang sejak dirintis pada 2012.


Penny merupakan warga Jalan Panglima Sudirman Gang 2 Nomor 52, Bangkalan. Usahanya berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, dekat Apotik Indah atau depan Toko Mas Wahyu Redjo.


Penny awalnya berjualan lumpia pada 2012. Ia kemudian menambahkan menu risol pada 2024 karena melihat peluang usaha yang belum banyak dijalankan.


“Saya mencari peluang usaha yang belum ada orang jual. Saya tidak mau meniru jenis jualan orang lain,” ujar Penny, Kamis (01/10/2026).


Keunikan produk menjadi salah satu daya tarik Nonik Pecinan. Lumpia buatannya menggunakan kulit tipis dengan tekstur kriuk.


Sementara itu, risol memiliki warna beragam sesuai dengan rasanya. Penny menyebut produk tersebut sebagai risol pelangi.


Lumpia dan risol Nonik Pecinan dijual dengan harga Rp5.000 per pcs. Usaha tersebut buka mulai pukul 16.00 hingga 21.00.


Dalam sehari, penjualan biasanya mencapai 200 pcs hingga 300 pcs. Jumlah tersebut dapat meningkat hingga 500 pcs ketika mendapat pesanan.


Pelanggan Nonik Pecinan berasal dari berbagai kalangan. Penny menyebut usahanya memiliki banyak pelanggan karena telah berjualan selama lebih dari 10 tahun.


Dari penjualan tersebut, omzet kotor yang diperoleh sekitar Rp700 ribu per hari. Penghasilan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan sebagian disimpan.


“Sejak berjualan ekonomi jadi semakin membaik,” kata Penny.


Kini, usaha Nonik Pecinan telah memiliki tiga karyawan. Penny berharap perkembangan usahanya dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.


Dalam menjalankan usaha, Penny juga menghadapi kendala penertiban oleh Satpol PP. Ia kemudian bergabung dengan Paguyuban UMKM Kota Bangkalan.


Menurut Penny, paguyuban tersebut membantu para pedagang untuk saling mendukung ketika menghadapi permasalahan lokasi berjualan.


Ke depan, Penny berharap usaha Nonik Pecinan semakin maju dan memiliki lebih banyak pelanggan. Ia juga ingin menambah tenaga kerja jika usahanya semakin berkembang.


“Harapan saya untuk usaha ini semakin maju, semakin banyak pelanggan dan bisa buka lapangan kerja,” pungkasnya. (rif)

Bagikan:

Komentar