> Pertarungan Gus Yani Vs Qosim di Pilkada Gresik, Begini Analisa ARC Indonesia Lensajatim.id
|
Menu Close Menu

Pertarungan Gus Yani Vs Qosim di Pilkada Gresik, Begini Analisa ARC Indonesia

Selasa, 16 Juni 2020 | 01.06 WIB

Foto : Baihaki Siraj, Direktur Eksekutif ARC Indonesia 

lensajatim id Gresik- Pilkada serentak resmi diputuskan akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020. Itu setelah sempat dilakukan penundaan akibat pandemi Covid 19 yang melanda Indonesia.

Keputusan pelaksanaan tersebut tentu menjadi angin segar bagi para tokoh yang akan berlaga pada gelaran Pilkada serentak di Indonesia. Di Jawa Timur, ada beberapa daerah yang turut akan melaksanakan Pilkada serentak, salah satunya adalah Kabupaten Gresik.

Di Gresik, ada dua tokoh yang santer dikabarkan siap berlaga untuk menggantikan Bupati Sambari Halim Radianto, yang sudah tidak bisa maju lagi dikarenakan sudah menjabat dua periode.

Tarkait dinamika politik di Kabuapten Gresik, Pengamat Politik dari Akurat Research & Consulting Indonesia (ARC Indonesia), Baihaki Siraj memprediksi Pilkada Gresik ini akan terjadi pertarungan sengit antara dua kader terbaik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

" Dari dinamika yang ada hingga saat ini, Pilkada Gresik sangat memungkinkan yang akan bertarung antara Gus Yani dan Pak Qosim," ungkap Direktur Eksekutif ARC Indonesia, Baikahi Siraj.

Meski keduanya merupakan kader PKB, yaitu Fandi Akhmad Yani, saat ini Ketua DPRD Kabupaten Gresik dari PKB dan Moh.Qosim saat ini Wakil Bupati Gresik sekaligus Ketua DPC PKB, tetapi potensi untuk sama-sama maju sangat kuat.

" Kalau keduanya maju, sangat mungkin salah satunya tidak maju lewat kendaraan PKB, tinggal tergantung DPP PKB mau merekom yang mana diantara keduanya, tentu dengan memperhatikan elektabiltias bila ingin menang," tandas Baihaki.

Bila keduanya maju, kata Baihaki, maka faktor siapa figur yang digandeng sebagai Calon Wakil Bupati akan sangat menentukan dalam memenangkan pertarungan. " Disitulah semua calon dituntut cermat dalam menentukan pasangan," jelasnya.

Paling tidak, Calon Wakil yang muncul harus mempu mendongkrak elektabilitas. Sehingga mampu menyumbang suara untuk meraih kemenangan.

Sejauh ini tutur Baihaki, muncul sejumlah figur yang sangat berpotensi untuk maju sebagai Calon Wakil Bupati, seperti Dr Asluchul Alif Maslichan, Ketua Gerendra sekaligus Bendahar PC GP  Ansor Gresik,  kemudian ada Ahmad Nurhamim,  Ketua Golkar Gresik dan beberapa kali di duduk sebagai anggota DPRD Gresik, ada juga Saiful Anwar, Ketua DPD Partai  NasDem Gresik dengan latar belakang pengusaha,  Agus junaidi,  Ketua GP PC Ansor Gresik, dr. Anis Ambio Putri,  pemilik Clinik sekaligus pengusaha , Mujib Ridwan  Ketua DPC PDIP Kabupaten  Gresik dan Ahmad Nadhir yang juga  Ketua PPP Grsik serta beberapa tokoh lainnya. (Hady/Lil)

Bagikan:

Komentar