> Pilkada Sidoarjo, Elektabilitas Iin Naik Drastis, BHS Tetap Unggul Lensajatim.id
|
Menu Close Menu

Pilkada Sidoarjo, Elektabilitas Iin Naik Drastis, BHS Tetap Unggul

Kamis, 27 Agustus 2020 | 06.57 WIB

 

Baihaki Siraj, Direktur Ekskutif ARC Indonesia 

lensajatim id Sidoarjo- Lembaga Survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARC Indonesia) kembali merilis hasil survei terbarunya, dan hasilnya mengejutkan,  Achmad Amir Aslichin atau yang akrab disapa Mas Iin pada survei sebelumnya (Juli 2020) elektabilitasnya hanya diangka 5,15%, tapi pada survei saat ini (Agustus) mengalami kenaikan secara drastis yaitu  menjadi 25,81%. 


Akan tetapi, meski naik drastis elektabilitas Mas Iin masih nomor dua setelah Bambang Haryo Soekartono atau yang akrab disapa BHS yang elektabilitasnya  diangka  33,58%. Elektabilitas BHS juga mengalami kenaikan dari survei bulan Juli yang hanya 20,30%. " Jadi ada kenaikan Pak BHS dikisaran angka hampir 14 %," tukas Baihaki Siraj, selaku Direktur Ekskutif ARC Indonesia. 


Kemudian diposisi berikutnya ada Ahmad Muhdlor Ali 22,56%,  Nur Ahmad Syaifudin 11,78% dan Kelana Aprilianto 2,76 %. 



Tak hanya pada peta elektabilitas, pada Top of Mind Iin diposisi nomor dua setelah BHS . Dimana Top Of Mind  responden diwawancarai dengan kuisioner terbuka " Seandainya pemilihan Bupati Sidoarjo dilakukan saat ini siapa yang anda pilih ?. Hasilnya menunjukkan BHS 34,17 %, Achmad Amir Aslichin 25,88%, Ahmad Muhdlor Ali 25, 13% , Nur Ahmad Syaifudin 11,81%, Kelana Aprilianto 2,76%. 


Berdasar temuannya, BHS ini memiliki trend yang positif, unggul dihampir semua Kecamatan dari 18 Kecamatan yang ada di Sidoarjo. " Jadi Pak BHS ini merata, hampir di semua kecamatan muncul dan unggul," jelasnya. 


Selain itu, mayoritas masyarakat yang memilih BHS ini mempersepsikan BHS adalah sosok yang merakyat yaitu sebesar 8,52%. Itu paling tinggi dibandingkan bakal calon yang lainnya, seperti Achmad Amir Aslihin hanya 1,50% dan Muhdlor Ali 1,25% masyarakat yang mempersepsikan sebagai sosok yang merakyat.  Selain merakyat, yang tinggi persepsi masyarakat pada BHS juga adalah dianggap sosok yang berpengalaman yaitu sebesar 7,52%.


Sedang untuk Achmad Amir Aslichin, sebesar 8, 02 % masyarakat mempersepsikannya berpengalaman dan 5,01% menganggapnya berintegritas. Dan Ahmad Muhdlor Ali 5,51% masyarakat mempersepsikan kreatif/inovatif, sebesar 4,76% menganggapnya berintegritas.




Selain Elektabilitas, dan top of mind, temuan survei ARC Indonesia juga potensi partisipasi pemilih tinggi, yaitu 74,69% responden menjawab akan menggunakan hak pilihnya dengan mencoblos saat Pilakada Sidoarjo, sedang 25,31% menjawab mungkin atau masih ragu.


Kemudian dalam survei ARC Indonesia juga diukur persepsi publik tentang persoalan Sidoarjo, dengan pertanyaan " Menurut Anda apa Persoalan Kabupaten Sidoarjo yang harus menjadi prioritas ke depan ?" . Hasilnya 63,66% pendidikan, Lapangan Kerja 49,37%, Infrastruktur 49,12%, Tata Kota, Keindahan Kebersihan 37,34%, Kesehatan 34,09%, Birokrasi 29,32%, Pemberdayaan UMKM 27,32% dan selebihnya dibawah itu. 


Survei ARC Indonesia tersebut dilakukan sejak tanggal 15-20 Agustus 2020 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan jumlah sample 600 responden tersebar di 18 Kecamatan yang ada di Sidoarjo, dan margin error +/-5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. 


Untuk memastikan data valid, pihaknya juga menerapkan sistem Quality Control yaitu, sebanyak 20 persen responden yang dipilih secara acak dihubungi kembali untuk konfirmasi dan verifikasi. Sebanyak 15 persen responden yang dipilih secara acak didatangi kembali untuk validasi data.  Sebelum dikonversi secara statistik, sebanyak 25 persen data yang diinput dicek kembali acak berdasar dokumen kuisioner hasil wawancara. (Lil)


Bagikan:

Komentar