> Gubernur Positif Covid, Ning Fitri : Bukti Siapapun Bisa Terpapar Virus Corona
|
Menu Close Menu

Gubernur Positif Covid, Ning Fitri : Bukti Siapapun Bisa Terpapar Virus Corona

Selasa, 05 Januari 2021 | 18.47 WIB

caption : Aida Fitriati, M.Pd.I, Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim. foto : istimewa.


lensajatim id Surabaya-
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dinyatakan positif Covid-19. Fakta ini didapati setelah orang nomor satu di Jatim itu menjalani tes swab reguler pada Kamis (31/12/2020) yang hasilnya keluar pada Jumat (1/1/2021).


Kondisi Gubernur Khofifah tersebut mendapat empati dari berbagai pihak, salah satunya Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, Aida Fitriati. Anggota parlemen yang akrab disapa Ning Fitri ini berharap agar gubernur cepat sembuh dan bisa beraktifitas kembali. 


"Ini membuktikan siapapun bisa terpapar Covid-19, termasuk orang nomor satu di Jawa Timur. Saya mendoakan beliau cepat sembuh dan beraktifitas kembali," tutur Ning Fitri, Selasa (5/1/2021).


Anggota Komisi E DPRD Jatim yang membidangi kesejahteraan rakyat (Kesra) ini berharap, masyarakat tetap menjalani protokol kesehatan (Protkes) secara ketat. Utamanya, mencuci tangan, memakai masker serta menjaga jarak. 


Menurut perempuan yang juga Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pasuruan tersebut, dengan menjalankan protokol kesehatan 3 M, maka potensi penularan Covid-19 bisa di minimalisir. 


"Virus Corona ini adalah musuh yang tidak terlihat, karena itu membudayakan hidup bersih dengan menjalani protokol kesehatan adalah langkah terbaik mengantisipasi terpapar Corona. Karena itu jangan lengah melaksanakan 3 M," urai Ning Fitri. 


Cucu pendiri NU, KH. Wahab Chasbullah ini menyambut positif dengan kedatangan 77.760 paket vaksin Covid-19 produksi Bio Farma di Jawa Timur. Namun ia mengingatkan jumlah itu masih jauh untuk memenuhi kebutuhan warga Jawa Timur yang jumlahnya mencapai 40 juta jiwa. 


Karena itu, tentunya penggunaan vaksi itu akan selektif dan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan dan petugas yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19. Karena itu langkah antisipas terbaik tetap menjalankan protokol kesehatan dan menjaga imun tubuh. 


"Saat ini langkah terbaik menghindari Covid-19 adalah menjalankan protkes sambil meningkatkan imun tubuh. Karena itu pemerintah perlu membantu masyarakat untuk mendapat asupan makanan bergizi dan kebutuhan konsumsi vitamin," pungkas perempuan kelahiran Jakarta tersebut. (Had/Red)


Bagikan:

Komentar