> Wajah Baru Wisata Kebun Binatang Surabaya
|
Menu Close Menu

Wajah Baru Wisata Kebun Binatang Surabaya

Jumat, 22 Januari 2021 | 21.12 WIB

 

Tulisan dipintu masuk Kebun Binatang Surabaya 

Oleh : Sucipto


Objek dan daya tarik wisata Kebun Binatang Surabaya saat ini memiliki wajah baru dari tahun sebelumnya. Secara umum ada dua hal terkait perubahannya yaitu, pertama adaptasi manajemen di masa pandemi. Dan kedua, penataan atraksi di area Kebun Binatang Surabaya. 


Bagi penulis menarik untuk memberi catatan secara terperinci terhadap dua hal tersebut. Virus corona telah memberikan dampak terhadap semua aspek termasuk pariwisata lebih khusus bagi objek dan daya tarik wisata Kebun Binatang Surabaya. 


1. Adaptasi Manajemen Objek dan Daya Tarik Wisata Kebun Binatang di Masa Pandemi


Pandemi virus corona memaksa setiap objek dan daya tarik wisata Kebun Binatang Surabaya untuk melakukan inovasi manajemen (penerapan protokol kesehatan dan sirkulasi masuk dan keluar wisatan di objek wisata). Beberapa hasil catatan antara lain sebagai berikut:


a. Booking Tiket Online


Saat ini manajemen Kebun Binatang Surabaya melakukan kebijakan baru bagi setiap wisatawan yang ingin berkunjung yaitu, pemesanan tiket online minimal dilakukan sehari sebelum berkunjung. Pemesanan atau pembelian tiket dilayani secara online melalui laman www.surabayazoo.co.id dari jam 06.00 sampai jam 15.00. 


Catatan unik bagi setiap wisatawan yang booking tiket online yaitu, pertama pengunjung harus dalam kondisi sehat. Kedua, balita atau anak minimal dengan tinggi 85 cm. Ketiga, ibu hamil dan lansia umur > 60 tahun untuk sementara tidak boleh berkunjung (https://tiket.surabayazoo.co.id). Semua catatan itu akan dialami ketika sudah masuk dalam laman untuk memesan tiket secara online. Harga tiket saat ini sangat terjangkau sekali yaitu 15.000.


Pemesanan atau pembelian tiket secara online sangat bagus untuk diterapkan baik masa pandemi maupun pasca pandemi. Bebrapa manfaat diantaranya yaitu,


1) Pemerintah daerah jumlah wisatawan secara tepat dan akurat. Selama ini masih banyak objek wisata yang belum memiliki data jumlah wisatawan yang tepat.


2) Kebun Binatang Surabaya baik sebagai area konservasi maupun dalam rangka melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi parlu membatasi jumlah wisatawan. Pemasan atau pembelian tiket secara online sangat efektif untuk membatasi jumlah wisatawan yang datang. Secara teknis, bisa dilihat pada sistem aplikasi apakah sudah penuh kuota setiap harinya, jika sudah penuh maka pihak manajemen tinggal menutup aplikasi sehingga wisatawan yang ingin melakukan pemesanan tidak bisa lagi. 


b. Cek Suhu Wiatawan 


Salah satu protokol wajib di masa pandemi yaitu mengecek suhu setiap wisatawan yang datang. Kebun Binatang Surabay sudah menyediakan cek suhu secara mandiri, sehingga wisatawan tinggal mengarahkan tangan pada alat yang sudah dan suhunya bisa langsung dilihat. 


c. Barcode Sebagai Tiket Masuk Wisatawan


Setiap wisatawan yang sudah melakukan pemesanan tiket online akan mendapatkan barcode sebagai tiket masuk. Manajemen sudah menyediakan alat untuk melakukan scan barcode. Berdasarkan hasil analisa bahwa barcode ini bertujuan untuk meminimalisir kontak antara wisatawan dengan petugas di pintu masuk. Ini sebenarnya sudah sangat bagus dan modern sekali. Mungkin kedepan perlu palang pintu, jadi yang berhasil scan barcode maka palang pintunya terbuka. Petugas hanya siapa terhadap wisatawan yang perlu bantuan saja. 


d. Memakai Hand Sanitizer


Sebelum menikmati setiap atraksi yang ada, wisatawan dianjurkan untuk mencuci tangan baik dengan air atau hand sanitizer. Tempat mencuci tangan dan hand sanitizer di tempatkan di titik strategis dan sangat memudahkan bagi para wisatawan.  


2. Penataan Atraksi di Area Kebun Binatang Surabaya


a. Pembuatan Satu Jalur 


Salah satu perubahan yang bisa dirasakan saat ini, adanya pembuatan jalur satu arah. Penulis membandingkan dengan 2,5 tahun yang lalu masih belum ada jalur yang ditata oleh manajemen. Saat ini sudah tidak bisa wisatawan berjalan berlawanan. 


Catatan berdasarkan temuan lapangan yaitu, jalur sudah ditata satu araha. Namun, yang perlu dievaluasi mengenai jalur pintu keluar. Karena sangat tidak efisien bagi wisatawan dan sangat jauh sekali dari titik atraksi perahu. Harusnya pintu keluar yang disisi barat dibuka, jadi tidak perlu keluar dari pintu yang berada samping timur pintu masuk.  


b. Renovasi Setiap Atraksi 


Renovasi objek dan daya tarik wisata menjadi keniscayaan untuk mempertahankan daya saing Kebun Binatang Surabaya. Renovasi bisa dilihat penataan spot-spot untuk foto, kebersihan lebih terjaga, dan di musim penghujan lebih sejuk dan rindang. Renovasi kedepan yang perlu dilakukan adalah toilet biar lebih nyaman bagi wisatawan. Hasil catatan berdasarkan pengamatan toilet masih perlu ditingkatkan lagi kebersihannya. 


Hasil ringkasan catatan objek dan daya tarik wisata Kebun Binatang Surabaya agar tetap memtahankan daya saing pariwisata dari skala nasional hingga internasional yaitu, pertama, perlu dilakukan strategi promosi yang menarik dan bahkan bisa melibatkan para tokoh publik yang memiliki pengaruh atau bisa juga para artis selain itu perlu adanya manajemen promosi melalui media sosial. Kedua, bisa dibuat desain paket outbond atau game untuk anak-anak sekolah, mahasiswa dan peneliti. Ketiga, perlu melibatkan stakeholder dalam pengembangan terutama bisa bekerja sama dengan tour and travel.


Penulis adalah Dosen Pariwisata Universitas Terbuka Surabaya

Bagikan:

Komentar