![]() |
| Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Media Pembelajaran Kreatif dan Inovatif Berbasis Problem Based Learning” di MI Islamiyah Sumur Putih, Pamekasan.(Dok/Istimewa). |
Kegiatan ini diketuai oleh Dra. Sri Harini, MM, dengan anggota tim pengabdian Dra. Yanti Linarsih, M.Pd. dan Royyan Julian, M.Pd. Hadir sebagai pemateri utama, Dr. Hasan Basri, M.Pd., yang memberikan penguatan mengenai konsep dan implementasi pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) serta pemanfaatan media pembelajaran yang selaras dengan pendekatan tersebut.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi profesional guru dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan kontekstual. Diharapkan, guru mampu mendorong keterlibatan aktif siswa, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan keterampilan pemecahan masalah di kelas.
Dalam pemaparannya, Dr. Hasan Basri, M.Pd. menekankan pentingnya pergeseran paradigma pembelajaran dari teacher-centered menuju student-centered melalui penerapan PBL.
“Problem Based Learning bukan hanya model pembelajaran, tetapi pendekatan yang mampu membangun daya nalar, kolaborasi, dan kemandirian belajar siswa jika didukung oleh media pembelajaran yang tepat,” jelasnya.
Ketua tim pengabdian, Dra. Sri Harini, MM, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen FKIP Universitas Madura dalam mendampingi guru menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.
“Melalui kegiatan pengabdian ini, kami berharap para guru memiliki bekal praktis dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis masalah yang aplikatif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di madrasah,” ujarnya.
Pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi, praktik penyusunan media pembelajaran, dan refleksi bersama mengenai pengalaman penerapan PBL di sekolah masing-masing peserta. Pihak MI Islamiyah Sumur Putih menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kontribusi FKIP Universitas Madura dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, FKIP Universitas Madura menegaskan perannya dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dasar di Kabupaten Pamekasan. (Red)


Komentar