|
Menu Close Menu

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab Dinilai Layak Nahkodai PPP Jatim

Rabu, 31 Maret 2021 | 22.48 WIB

Dr. Surokim Abdussalam, Peneliti Senior Surabaya Survey Center (SSC) (Dok/Istimewa)


lensajatim.id Surabaya-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur akan memilih ketua baru pada Musyawarah Wilayah IX yang digelar pada 7-8 April 2021 di Surabaya. Figur baru itu akan menggantikan Musyaffa' Noer yang telah dua periode menjadi Ketua DPW PPP Jatim. Saat ini Musyaffa' juga telah naik level menjadi Wakil Ketua Umum DPP PPP.


Sejumlah nama digadang layak memimpin PPP Jatim untuk lima tahun ke depan. Salah satunya Ketua DPC PPP Jombang, Mundjidah Wahab atau Bu Mun. Bu Mun adalah Bupati Jombang dan putri pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Abdul Wahab Chasbullah (Mbah Wahab).


"Saya kira Bu Mun layak memimpin PPP sebagai partai Islam dengan basis massa nahdliyin. Apalagi beliau putri Mbah Wahab pendiri NU. Saya kira beliau bisa menjadi simbol sekaligus magnet PPP dikalangan nahdliyin," urai peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam, Rabu (31/3/2021).


Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura ini mengungkapkan, Bu Mun berpotensi memperbesar suara PPP dari kalangan nahdliyin. Ia bisa menarik dukungan dari ceruk massa perempuan NU, terutama yang ada di Fatayat dan Muslimat NU.


Surokim menambahkan, jumlah suara Fatayat dan Muslimat NU di Jawa Timur sangat signifikan. Karena itu, kalau bisa mendulang suara dari sana, maka suara PPP akan berlipat ganda.


"Kalau mau besar di Jatim, PPP cukup fokus menggalang suara di kalangan Fatayat dan Muslimat NU. Peluangnya masih terbuka lebar, apalagi kalau yang membangun komunikasi Bu Mun, tokoh Muslimat NU," ujar Surokim.


Surokim mengingatkan, PPP pernah memiliki politisi perempuan yang hebat, seperti Aisyah Amini dan Khofifah Indar Parawansa. Sosok Bu Mun ini bisa merecall (mengingatkan) kejayaan PPP di masa lalu.


Surokim melanjutkan, sosok Bu Mun bukan sekedar simbol NU di PPP. Rekam jejaknya di PPP sangat panjang. Bahkan ia sudah menjadi anggota parlemen saat Partai NU masih eksis, belum difusi menjadi PPP.


"Kalau melihat rekam jejaknya di PPP. Saya kira beliau adalah kader ideologis yang loyal dan mumpuni. Bu Mun mengingatkan kita pada sosok kharismatik Aisyah Amini dan Khofifah," pungkasnya. (Had/Red)

Bagikan:

Komentar