|
Menu Close Menu

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Kolaborasi 022 Kenalkan Pentingnya Pola Asuh yang Baik

Minggu, 06 Agustus 2023 | 22.27 WIB

Kegiatan Sosialisasi Parenting Anti Stunting (PAS) oleh Mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 022 Desa Jambearum , Puger, Jember. (Dok/Istimewa).

Lensajatim.id, Jember- KKN Kolaboratif Kelompok 022 Desa Jambearum  gelar Sosialiasi Parenting Anti Stunting (PAS) pada hari Kamis (03/08/2023) di PAUD Lemuru 123, Dusun Kedung Sumur, Desa Jambearum, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. 


Dusun Kedung Sumur sendiri tercatat sebagai desa yang memiliki angka Stunting paling tinggi dari pada Dusun lainnya di Desa Jambearum. Tercatat 72 anak dengan persentase 26,2% mengalami stunting di dusun ini. 


Stunting sendiri merupakan masalah kurangnya asupan gizi pada anak rentang usia 24-35 bulan yang menyebabkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Penyebab utama stunting adalah malnutrisi sejak bayi dalam kandungan karena ibu tidak mencukupi kebutuhan nutrisi selama kehamilan.  Selain itu, salah satu penyebab stunting juga dari ibunya sendiri yang kurang memerhatikan pola asuh pada anaknya.


"Ada banyak hal penyebab stunting, dan yang terjadi di desa ini itu lebih banyak terjadi gara-gara ibunya yang kurang memerhatikan pola asuh pada anaknya, sehingga mereka bisa kurang gizi, kurang teratur makan dan lain sebagainya," jelas Zainul Alim selaku Sekertaris Desa Jambearum.


Dengan melihat kasus yang tersebut, Kelompok KKN Kolaboratif 022 Desa Jambearum pun mengadakan Sosialisasi Pencegahan Anti Stunting (PAS) dengan tujuan meningkatkan pengetahuan tentang gejala dan penyebab stunting, memberi wawasan kepada orang tua agar lebih memperhatikan pola asuh yang baik dan meningkatkan pola hidup yang sehat. 


Dea Regitadya sebagai ketua panitia merasa bersyukur atas acara yang berjalan dengan lancar, “Penyampaian materi di terima baik oleh bunda-bunda PAUD, adanya feedback ketika masuk sesi diskusi yang membuat acara semakin hidup, dan sesi games yang menyenangkan sebagai penutup acara sosialisasi ini.” jelasnya.


Sementara Reza, Koordinator KKN 022 berharap semoga di sosialiasi selanjutnya kelompok KKN bisa memberikan yang terbaik dan dapat  memberikan manfaat yang maximal bagi masyarakat.


"Semoga sosialisasi selanjutnya bisa lebih baik dan maximal, sehingga akhirnya bisa menurunkan kasus stunting yang ada di desa," pungkasnya. (Yus)

Bagikan:

Komentar