![]() |
| Trio Marpaung, S.IP.(Dok/Istimewa). |
“Ibu Khofifah terpilih lewat mekanisme demokrasi yang sah. Beliau bersama Mas Emil menang dengan perolehan suara 58,81 persen, dan hingga hari ini program-program yang dijanjikan terbukti berjalan,” ujar Trio Marpaung di Surabaya, Selasa (26/8/2025).
Trio menilai, berbagai kebijakan Khofifah-Emil sejalan dengan program nasional Presiden Prabowo, salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mencatat, hingga kini terdapat 714 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur dengan 1,9 juta penerima manfaat.
“Dampaknya luar biasa. Bukan hanya siswa yang terbantu, tetapi juga tenaga kerja terserap, UMKM mendapat dukungan, dan produk pertanian lokal ikut meningkat serapannya,” jelas Trio.
Selain MBG, Trio juga menyoroti keberhasilan program Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat yang menurutnya menunjukkan arah kepemimpinan Khofifah yang pro-rakyat.
Sebagai korban penculikan saat rezim Orde Baru, Trio mengingatkan bahwa setiap kritik terhadap pemerintah sah-sah saja. Namun, tuntutan segelintir pihak yang meminta Khofifah mundur dinilainya tidak berdasar.
“Demonstrasi dilindungi undang-undang, tetapi menuntut Gubernur mundur tidak bisa asal-asalan. Ada mekanisme hukum dan konstitusi yang harus dihormati,” tegasnya.
Trio juga menyinggung soal kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor yang kembali diperpanjang Pemprov Jatim hingga akhir Agustus 2025. Kebijakan itu, katanya, menunjukkan keberpihakan Khofifah pada masyarakat.
“Artinya, Gubernur Khofifah memahami kondisi rakyat. Bahkan Jawa Timur lebih progresif dibanding provinsi lain,” ujarnya.
Di sektor pendidikan, Trio memuji langkah Pemprov Jatim yang menyalurkan beasiswa afirmasi bagi 50.791 siswa kurang mampu. Tak hanya itu, pada Mei 2025 pemerintah juga mengalokasikan kuota beasiswa bagi siswa SMA/SMK swasta yang tidak tertampung di sekolah negeri, dengan total 72.841 penerima.
“Dengan capaian-capaian itu, saya menilai Ibu Khofifah masih sangat layak dan dipercaya untuk melanjutkan kepemimpinannya di Jawa Timur. Kami di RPN mendukung penuh,” pungkas alumnus FISIP Universitas Wijaya Kusuma Surabaya tersebut. (Red)


Komentar