|
Menu Close Menu

Gerakan Peduli Lingkungan Jelang Ramadan, Ansor dan DLH Sumenep Bersihkan Sumber Dudduih Guluk-Guluk

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19.23 WIB

Kegiatan aksi bersih-bersih di kawasan Sumber Mata Air Dudduih, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Satuan Tugas Ansor Hijau Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sumenep bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Sumber Mata Air Dudduih, Kecamatan Guluk-Guluk, Sabtu (14/2/2026).


Kegiatan tersebut melibatkan unsur Majelis Wakil Cabang NU Guluk-Guluk, PAC GP Ansor setempat, PAC IPNU-IPPNU, sejumlah badan otonom NU, serta masyarakat sekitar. Sejak pagi, para peserta bergotong royong mengangkat sampah yang menumpuk di sekitar sumber mata air.


Ketua Satgas Ansor Hijau Sumenep, Fadarisman, mengatakan bahwa menjaga sumber air merupakan tanggung jawab bersama. Ia menilai keberadaan mata air tidak hanya penting secara ekologis, tetapi juga menjadi penopang kehidupan masyarakat.


“Merusak sumber air sama saja dengan memutus mata rantai kehidupan. Kita punya tanggung jawab moral untuk memastikan alam ini tetap lestari,” ujarnya di sela kegiatan.


Sekretaris PC GP Ansor Sumenep, Adi Purnomo, menambahkan bahwa aksi di Sumber Dudduih menjadi awal dari rangkaian program pelestarian lingkungan yang akan digelar selama Ramadan. Selain bersih lingkungan, pihaknya juga menyiapkan agenda penghijauan di sejumlah titik.


“Kegiatan hari ini menjadi langkah awal untuk program lanjutan. Kami bersyukur DLH menunjukkan kesiapan untuk bersinergi bersama Ansor dalam menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.


Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, turun langsung ke lokasi bersama timnya. Ia menyebut kolaborasi tersebut sebagai bagian dari komitmen bersama membangun kepedulian lingkungan.


“Kami turunkan satu dump truk dan lima personel sesuai kebutuhan di lapangan. Inisiatif sahabat Ansor ini patut diapresiasi,” ujarnya.


Anwar menegaskan, DLH siap memfasilitasi kegiatan serupa, termasuk melakukan pemetaan titik prioritas agar penanganan sampah dan pelestarian lingkungan dapat berjalan lebih terarah.


“Jika ada rencana kegiatan lanjutan, kami akan memetakan perencanaannya terlebih dahulu, sehingga titik-titik yang akan dikerjakan bisa terprofiling dengan baik,” tuturnya.


Apresiasi juga disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah daerah Al-Hasan, Kiai Farid Hasan. Ia menilai kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar sumber mata air, menjadi langkah penting yang perlu dijaga konsistensinya.


“Atas nama masyarakat dan pesantren, kami menyampaikan terima kasih. Penanganan sampah memang membutuhkan perhatian serius,” katanya.


Ia berharap gerakan serupa tidak berhenti di Sumber Dudduih, melainkan terus berlanjut di lokasi lain agar kelestarian sumber mata air tetap terjaga.


“Kami berharap kegiatan ini menjadi gerakan berkelanjutan. Dengan dukungan nyata dari berbagai pihak, upaya menjaga lingkungan akan semakin kuat,” pungkasnya. (Yud) 

Bagikan:

Komentar