|
Menu Close Menu

Silaturahmi Mabes Polri dan Anggota DPD RI Lia Istifhama Perkuat Sinergi Kelembagaan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 17.56 WIB

Silaturahmi Mabes Polri dengan Anggota DPD RI Lia Istifhama di Surabaya. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) ke kediaman Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Pertemuan tersebut menjadi simbol penguatan komunikasi lintas kelembagaan dalam semangat kebangsaan.


Rombongan Mabes Polri dipimpin Kombes Pol. Hendri H. Siregar, S.I.K. Kunjungan ini tidak hanya bersifat formal, tetapi menghadirkan ruang dialog yang cair dan konstruktif antara unsur kepolisian dan representasi daerah di parlemen.


Dalam kesempatan itu, Lia Istifhama menyampaikan apresiasi atas silaturahmi yang terjalin. Menurutnya, kehadiran Mabes Polri menunjukkan komitmen institusi negara untuk terus membangun kedekatan melalui komunikasi yang humanis.


“Pada prinsipnya saya sangat senang dan mengapresiasi kunjungan dari Mabes Polri. Ini menjadi bukti bahwa kepolisian hadir di tengah masyarakat melalui komunikasi yang hangat. Silaturahmi seperti ini adalah fondasi penting dalam membangun kekuatan sosial kebangsaan,” tuturnya.


Ia menegaskan bahwa posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan bagian dari upaya memastikan institusi tersebut bekerja secara profesional, independen, dan berpihak pada kepentingan rakyat.


Lebih lanjut, Lia menilai relasi sosial antarlembaga memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Silaturahmi, katanya, bukan sekadar pertemuan, melainkan ruang bertukar gagasan dan menyatukan visi untuk kemaslahatan masyarakat luas.


“Dalam membangun bangsa, komunikasi dan kolaborasi menjadi kunci. Dengan dialog yang terbuka, kita bisa memperkuat pemahaman dan menghadirkan kebijakan yang semakin responsif terhadap kebutuhan rakyat,” ujarnya.


Ia juga berharap pola komunikasi yang dibangun Mabes Polri dapat terus dijaga dan diperluas ke berbagai institusi lainnya. Sinergi yang terjalin melalui pendekatan humanis diyakini mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga negara.


Pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan nasional tidak hanya bertumpu pada kebijakan, tetapi juga pada hubungan sosial yang dilandasi rasa saling percaya. Di tengah dinamika zaman, pendekatan dialogis dan kekeluargaan dinilai menjadi energi penting dalam menjaga persatuan.


Kunjungan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai elemen bangsa untuk terus merawat komunikasi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan negara yang semakin dekat dengan masyarakat. (Red) 

Bagikan:

Komentar