BANGKALAN, lensajatim.id - Harapan baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bangkalan mulai dibuka. Pemerintah Kabupaten Bangkalan, melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Bangkalan menyiapkan program pinjaman tanpa bunga dengan plafon hingga Rp20 juta per pelaku usaha.
Skema ini dirancang untuk memecah kebuntuan klasik UMKM. Keterbatasan modal dan beban bunga pinjaman. Dalam program tersebut, bunga kredit sepenuhnya ditanggung pemerintah daerah. Artinya, jika pelaku usaha meminjam Rp10 juta, maka yang dikembalikan tetap Rp10 juta tanpa tambahan bunga.
Kepala Diskopumdag Bangkalan, Moh. Rasuli, mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp1,2 miliar untuk mendukung program ini. Dana itu diproyeksikan dapat menjangkau sekitar 900 hingga 1.000 UMKM yang mengajukan pembiayaan melalui perbankan.
“Program bunga nol persen ditargetkan untuk UMKM. Namun saat ini masih menunggu hasil audit,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Audit oleh konsultan akuntan publik (KAP) dilakukan untuk memastikan data calon penerima valid dan program tepat sasaran. Setelah proses tersebut rampung, program akan segera direalisasikan.
Adapun syarat utama bagi UMKM yang ingin mengakses fasilitas ini adalah memiliki KTP Bangkalan. Selanjutnya, pihak bank sebagai mitra penyalur akan melakukan survei dan analisis kelayakan usaha sebelum pinjaman disetujui.
Program ini diharapkan menjadi stimulus nyata bagi pelaku UMKM lokal agar bisa meningkatkan kapasitas usaha, memperluas produksi, hingga membuka lapangan kerja baru. Di tengah tantangan ekonomi, suntikan modal tanpa beban bunga, dinilai dapat menjadi dorongan signifikan bagi perputaran ekonomi daerah. (Syaiful)


Komentar