![]() |
| Petugas kepolisian saat melakukan evakuasi terhadap sosok mayat misterius.(Dok/istimewa). |
Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh Hodri, seorang nelayan yang saat itu sedang menguras air di perahunya yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan.
Usai menguras air dan hendak pulang, Hodri melihat telapak kaki seseorang di pinggir pantai. Sontak, ia panik dan bergegas meninggalkan lokasi untuk memberitahukan temuannya kepada keluarga serta warga sekitar.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Kepala Dusun Berumbung, Abd. Hamid. Setelah mengecek langsung ke lokasi, pihaknya melaporkan penemuan tersebut kepada Polsek Bluto.
Mendapat laporan itu, petugas kepolisian bersama Unit Identifikasi, Unit Resmob dan Unit Pidum serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Bluto mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan awal terhadap korban, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui. Korban masih berstatus Mr. X dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk menjalani pemeriksaan medis dan Visum Et Repertum.
Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito, S.H., M.H., mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban sekaligus mengetahui kronologi dan penyebab meninggalnya korban.
“Petugas telah melakukan olah TKP, pemeriksaan terhadap saksi-saksi, identifikasi terhadap korban dan membawa korban ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga maupun kerabat untuk segera menghubungi pihak kepolisian apabila memiliki informasi yang dapat membantu proses identifikasi korban.
Hingga proses pemeriksaan lebih lanjut selesai dilakukan, identitas korban serta penyebab meninggalnya masih dalam penyelidikan. (Red)


Komentar