> Ansor Jatim Ajak Semua Elemen Masyarakat Awasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020
|
Menu Close Menu

Ansor Jatim Ajak Semua Elemen Masyarakat Awasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

Kamis, 29 Oktober 2020 | 09.53 WIB

Webinar Ansoruna Business School PW GP Ansor Jawa Timur kerjasama dengan Bawaslu Jawa Timur (Dok/Istimewa)


lensajatim id Surabaya-
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Syafiq Syauqi mengingatkan pentingnya pengawasan dan mengajak semua komponen masyarakat untuk ikut terlibat dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pilkada serantak 9 Desember 2020 di Jawa Timur.


" Esensi dari Pilkada ini menghasilkan pemimpin yang berkualitas, menghasilkan demokrasi yang subtantif. Yaitu pemimpin yang bisa membawa kesejahteraan pada masyarakatnya," tukas pria yang akrab disapa Gus Syafiq saat memberikan sambutan pada acara Webinar Pengawasan Partisipatif Tahapan Kampanye dan Data Pemilih pada Pilkada serentak 2020" yang diselenggarakan oleh Ansoruna Business School, PW GP Ansor Jawa Timur. (Selasa 27 Oktober 2020) malam. 


Untuk itu, kata Gus Syafiq, mutlak, Syaritannya, pengawalasan dalam Pemilu itu harus dilakukan, baik oleh lembaga pengawas dari unsur pemerintahan seperti Bawaslu dan juga dari semua kelompok masyarakat, termasuk dari kelompok pemuda seperti Ansor. 


Pada kegiatan yang sama, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur, Aang Kunaifi dalam pemaparannya menyampaikan bahwa gerakan pemuda, terutama yang tergabung dalam Ansor sangat membantu bila berkenan untuk menjadi pengawas partisipatif pada Pilkada serentak 2020. 


" Apalagi pemuda umumnya masih memiliki spirit yang tinggi untuk mengawasi jalannya pemilu secara partisipatif," terang pria yang akrab disapa Aang ini. 


Musaffa' Safril, Koordinator Ansoruna Business School Jawa Timur menyampaikan bahwa acara tersebut adalah bentuk kerja sama Ansoruna dengan Bawaslu demi terciptanya upaya meningkatkan angka partisipasi masyarakat untuk melakukan pengawasan mengawal proses demokrasi ke arah yang lebih baik. 


" Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif menjadi langkah strategis untuk mengawal proses demokrasi yang lebih baik," pungkas Safril. (Had)


Bagikan:

Komentar