> Menteri KKP Ditangkap KPK, Komisi IV Sudah Pernah Ingatkan Soal Ekspor Benih Lobster
|
Menu Close Menu

Menteri KKP Ditangkap KPK, Komisi IV Sudah Pernah Ingatkan Soal Ekspor Benih Lobster

Rabu, 25 November 2020 | 19.56 WIB

Hasan Aminuddin, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI 


Lensajatim id Surabaya- Penangkapan Menteri Kelauatan dan Perikanan (KKP) RI, Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagetkan banyak pihak. Salah satunya datang dari Komisi IV DPR RI yang merupakan mitra kerja KKP. Penangkapan tersebut  diduga kuat terkait penerimaan gratifikasi dalam penerbitan izin ekspor benih lobster.


Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hasan Aminuddin, mengaku kaget dan prihatin atas peristiwa yang menimpa Menteri Edhy Prabowo. " Sebagai mitra di Komisi IV tentu kami prihatin dan keget atas penangkapan Menteri KKP," jelas Hasan Aminuddin saat dikonfirmasi. Rabu (25/11/2020).


Menurut Politisi asal Partai Nasdem ini, dari awal pihaknya sudah getol menolak rencana kebijakan tersebut ekspor benih lobster. Alasannya, karena merugikan nelayan. Kalaupun ada yang diuntungkan hanya segelintir pengusaha besar.



Mantan Bupati Probolinggo dua periode ini juga melihat ada potensi penyelewengan dalam kebijakan pembukaan keran ekspor benih lobster. Ia menilai menteri dan jajaran pejabat di Kementerian Kelautan dan Perikanan lalai dalam menjalankan tugas dan kewajibannya pada negara.


Ketua Bidang Agama dan Masyarakat Adat DPP Partai Nasdem  sudah memprediksi adanya potensi KKN. Karena itu sebagai pengawas, Komisi IV sejak awal tidak menyetujui kebijakan ekspor benih lobster tersebut.


"Menteri lalai, karena tidak menjalankan rekomendasi Komisi IV. Padahal kami telah mengingatkan dan memberikan rambu-rambu terkait kebijakan ekspor benih lobster dalam rapat-rapat Komisi IV dengan Menteri KKP," kata Tokoh NU asal Jawa Timur ini.


Namun, Hasan yang saat ini menjabat Ketua DPW Partai Nasdem DKI Jakarta itu juga menunjukkan empati pada Edhy Prabowo. Menurutnya, sebagai manusia siapa pun pasti akan diuji oleh Tuhan.


Menurutnya, kejadian yang menimpa Edhy Prabowo dan istri adalah sebuah ujian dari Tuhan. Ia berharap Edhy Prabowo sabar menjalani ujian ini.


"Setiap manusia pasti diuji Tuhan. Ini ujian bagi Edhy Prabowo sebagai penyelenggara negara. Semoga beliau sabar dan bisa melalui ujian ini," pungkas Penasehat PP GP Ansor tersebut. (Had)

Bagikan:

Komentar