|
Menu Close Menu

Masuk Kawasan Miskin Ekstrim, Desa Katol Barat Akan Dibangun Sekolah Rakyat

Rabu, 28 Januari 2026 | 11.24 WIB

Foto: Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Bangkalan Muhammad Aminullah

BANGKALAN, lensajatim.id - Pemerintah Kabupaten Bangkalan telah menetapkan Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Program pendidikan ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.


Pemilihan Desa Katol Barat didasarkan pada kondisi wilayah yang masuk dalam kategori miskin ekstrim serta letaknya yang strategis dan mudah diakses dari sejumlah kecamatan lain dengan kondisi serupa.


Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan, Muhammad Aminullah, menyebutkan bahwa SR tersebut direncanakan mampu menampung hingga 1.000 peserta didik baru dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.


"Selain Kecamatan Geger, keberadaan Sekolah Rakyat ini juga diharapkan dapat menjangkau siswa dari Kecamatan Kokop dan Kecamatan Konang yang sama-sama termasuk daerah miskin ekstrem," ungkapnya. Rabu (28/1/2026).


Dengan demikian, program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.


Aminullah menjelaskan bahwa calon peserta didik SR diprioritaskan berasal dari keluarga miskin yang masuk dalam kategori desil satu hingga dua berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).


Meski demikian, Dinas Sosial Bangkalan tetap membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang belum tercatat dalam kategori tersebut.


“Jika ada calon siswa yang tidak masuk desil satu atau dua, tetapi secara kondisi ekonomi memang tidak mampu, maka dapat melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kepala desa,” ujarnya.


Ia menambahkan, pihak Dinas Sosial akan melakukan verifikasi faktual dengan turun langsung ke rumah calon peserta didik guna memastikan kondisi ekonomi keluarganya.


"Langkah ini dilakukan agar program sekolah rakyat benar-benar tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan," tutupnya.


Untuk diketahui, Sekolah Rakyat adalah program pendidikan formal berasrama gratis dari jenjang SD hingga SMA yang diinisiasi pemerintah Indonesia (di bawah Kemensos) untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem (desil 1 & 2). Bertujuan memutus rantai kemiskinan, sekolah ini menyediakan fasilitas lengkap—makanan, tempat tinggal, dan perlengkapan—serta fokus pada pendidikan akademik dan pembentukan karakter.


Berikut adalah poin-poin penting mengenai Sekolah Rakyat: Target Peserta merupakan anak-anak dari keluarga miskin/miskin ekstrem, anak putus sekolah, atau berisiko putus sekolah, khususnya dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). (Mhal/Syaif)

Bagikan:

Komentar