![]() |
| Kegiatan PC GP Ansor Kabupaten Sumenep di Batang-Batang. (Dok/Istimewa). |
Konsolidasi Akbar ini melibatkan tiga matra organisasi, yakni jajaran PC GP Ansor Sumenep, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), serta Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDS RA). Pertemuan ini difokuskan untuk merumuskan serta mempersiapkan agenda program strategis keummatan dan sosial keagamaan yang akan dilaksanakan selama bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, KH Qumri Rahman menegaskan pentingnya persiapan matang sebelum memasuki bulan Ramadan. Menurutnya, Ansor, Banser, dan MDS RA harus memiliki arah gerak yang jelas melalui program-program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Jauh sebelum bulan suci Ramadan, PC GP Ansor Sumenep, Banser, dan MDS RA perlu mempersiapkan diri dengan program keagamaan, sosial keummatan, serta kegiatan yang berdampak pada kemaslahatan umat, bangsa, dan negara. Ansor sebagai organisasi kepemudaan harus terus berinovasi agar mampu menebar kebaikan,” ujarnya.
Dewan Penasehat PC GP Ansor Sumenep, Sahabat M. Muhri, turut hadir dan memberikan arahan. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat kader Ansor dalam menjaga dinamika organisasi melalui kegiatan konsolidasi dan penyusunan program. “Ansor harus terus eksis dengan kegiatan-kegiatan yang produktif, inovatif, dan kreatif. Kami siap mendukung karena kami adalah bagian dari Ansor,” tegasnya.
Selain jajaran pengurus aktif, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah senior Ansor, di antaranya Sahabat Rasidi, KH Imam Haromain, Abu Sofyan, serta beberapa tokoh Ansor lainnya. Kehadiran para senior tersebut semakin menguatkan ikatan silaturahmi dan menjadi dorongan moral bagi kader muda Ansor untuk terus berkhidmat.
Melalui konsolidasi ini, PC GP Ansor Sumenep menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program-program Ramadan yang tidak hanya bersifat ritual keagamaan, tetapi juga menyentuh aspek sosial kemasyarakatan. Program tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat organisasi bagi umat serta memperkuat peran Ansor dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan di Kabupaten Sumenep. (Yud)


Komentar